7 Jenis Buaya Zaman Purba Yang Menarik Untuk Diketahui

65 juta tahun yang lalu, asteroid raksasa menghantam bumi yang mengakibatkan banyak makhluk hidup mengalami kepunahan, tapi secara ajaib ada beberapa makhluk hidup lainnya yang bisa bertahan hidup salah satunya yaitu buaya.

Selama ini, buaya dikenal sebagai salah satu predator terganas di dunia. Hewan reptil ini juga dianggap sebagai salah satu seleksi alam terkejam di dunia, karena hewan ini mampu mempertahankan habitatnya sampai sekarang.

Lantas, bagaimana Buaya bisa tertahan? ternyata, hampir semua makhluk hidup jaman purba yang masih ada sampai sekarang berhabitat di air. Nah, berikut ini adalah jenis-jenis Buaya zaman purba yang pernah hidup di masa lalu.

1. Kaprosuchus saharicus (BoarCroc)

Buaya Zaman Purba

Kaprosuchus saharicus via wikimedia.org

Kaprosuchus saharicus merupakan salah satu genus yang sudah punah dari mahajangasuchid crocodyliform. Hal tersebut diketahui dari penemuan tenggorak buaya di Upper Cretaceous Echkar Formation di Nigeria.

Nama “BoarCroc” dalam bahasa Yunani “Kapros” yang berarti babi hutan, penamaan ini mengacu pada gigi besarnya yang berbentuk taring mirip dengan taring babi hutan. Buaya ini diperkirakan mempunyai panjang badan sekitar 6 meter.

Karakteristik unik yang dimiliki jenis Buaya zaman purba ini yaitu memiliki tanduk berkerut yang terbentuk dari tulang squamosal dan parietal yang keluar dari tengkoraknya.

2. Araripesuchus rattoides (RatCroc)

Tidak banyak informasi yang diketahui dari jenis Buaya zaman purba yang satu ini, tapi fosilnya ditemukan di Maroko. Panjangnya sekitar 3 kaki dan memiliki sepasang gigi di bagian rahang bawahnya.

3. Laganosuchus thaumastos (PancakeCroc)

Buaya Zaman Purba

Laganosuchus thaumastos via wikimedia.org

Ukuran jenis Buaya purba ini sama besarnya dengan buaya terbesar yang masih hidup sekarang ini dengan panjang yang mencapai 20 kaki, tapi jenis Buaya zaman purba ini memiliki rahang yang kurang kuat.

Makanya, karena memiliki rahang yang kurang kuat, jenis Buaya purba ini diperkirakan mencari makan dengan cara membuka mulutnya dan berharap ada hewan lain yang berenang masuk ke dalam mulutnya.

4. Anatosuchus minor (DuckCroc)

Buaya Zaman Purba

Anatosuchus minor via wikimedia.org

Jenis buaya purba yang satu ini diperkirakan sangat cepat bergerak di darat dan scan otak menunjukan bahwa otak Buaya ini dikelilingi oleh kantung udara yang diduga organ turbocharged yang memerlukan pendinginan.

Jenis Buaya ini juga terbagi beberapa karakteristik, selain itu jenis Buaya zaman purba ini juga mempunyai otak lebih besar yang terhubung ke hidung mirip seperti Platypus yang berparuh bebek.

5. Araripesuchus wegeneri (DogCroc)

Buaya Zaman Purba

Araripesuchus wegeneri via wikimedia.org

Kalau jenis buaya purba yang ini sedikit aneh, diperkirakan dia mengendus tanah atau udara saat mau pergi seperti anjing, selain itu jenis Buaya zaman purba ini adalah salah satu buaya paling pandai dalam melarikan diri dari predator lainnya. Sama dengan DuckCroc, DogCroc juga memiliki otak yang besar.

6. Sarcosuchus imperator (SuperCroc)

Buaya Zaman Purba

Sarcosuchus imperator via wikimedia.org

Dari hasil galian fosil para Ilmuwan, diperkirakan jenis Buaya ini hidup 110 juta tahun yang lalu, tubuhnya bisa mencapai 12 meter (40 kaki) dan beratnya bisa mencapai 8 ton, dengan panjang rahangnya 1,8 meter, dan 100 gigi yang siap melahap Dinosaurus kecil.

7. Deinosuchus rugosus

Buaya Zaman Purba

Deinosuchus rugosus via wikimedia.org

Deinosuchus adalah jenis Buaya terbesar yang pernah hidup di dunia, diperkirakan habitatnya di rawa-rawa di Amerika Utara sekitar 65 juta tahun yang lalu. Hewan reptil ini dianggap mesin pembunuh yang mematikan.

Berdasarkan temuan bagian tubuhnya di Montana dan Texas, diperkirakan panjang tubuh Buaya zaman purba ini sekitar 18 meter, bobotnya 5 ton, dan makanannya adalah hewan besar seperti Dinosaurus.

Nah, itulah jenis-jenis Buaya zaman purba yang pernah hidup di jaman purba dulu. Mungkin bentuk buaya di jaman sekarang sedikit berbeda dengan jenis Buaya purba, karena sudah mengalami evolusi untuk menyesuaikan lingkungan hidupnya.

Baca juga: Inilah 10 Ikan Hiu Terbesar Di Dunia, Bahkan Ada Yang Sebesar Kapal Pesiar

Loading...

Add Comment