Ini Dia 12 Makanan Ekstrim di Indonesia! Berani Memakannya?

Makan adalah salah satu kebutuhan utama makhluk hidup, dimana dengan makan makhluk hidup bisa melakukan berbagai kegiatan dengan maksimal. Tapi, saat asupan makanan ke tubuhnya mulai berkurang, maka dia akan merasa lemah.

Makanya, banyak orang yang rela membayar mahal agar asupan makanannya bisa tercukupi. Tapi tahukah kamu, kalau di dunia ini ada beberapa makanan ekstrim yang dibuat dari bahan-bahan yang aneh.

Herannya, jenis makanan seperti ini cukup banyak peminatnya. Uniknya lagi, beberapa jenis makanan ekstrim tersebut bisa kamu temukan di Indonesia. Lantas, seperti apa saja makanan ekstrim di Indonesia tersebut? berikut ulasannya

1. Jus Cacing Tanah

Makanan Ekstrim di Indonesia

Jus Cacing Tanah via azizahbligblog.blogspot.co.id

Makanan ekstrim di Indonesia yang pertama yaitu Jus Cacing Tanah. Mendengar kata ” Cacing Tanah “ saja sudah banyak yang merasa jijik, apalagi kalau sampai dibuat minuman jus kemudian diminum. Weeek…

Cara pengolahannya yaitu Cacing Tanah tersebut dikeringkan terlebih dahulu, kemudian di haluskan sampai menjadi serbuk, setelah itu baru dibuat jus. Katanya, Jus Cacing Tanah ini berkhasiat untuk menambah nafsu makan.

2. Ulat Sagu Khas Papua

Makanan Ekstrim di Indonesia

Ulat Sagu Khas Papua via travel.detik.com

Makanan ekstrim di Indonesia selanjutnya berasal dari Papua yaitu Ulat Sagu. Ulat Sagu ini adalah salah satu makanan khas suku Kamoro di Papua. Biasanya, Ulat Sagu bisa mereka temukan di pohon Sagu atau pohon kelapa yang sudah mati.

Cara menikmatinya pun cukup mudah, bisa langsung dimakan mentah-mentah. Makanan ini dipercaya sebagai jamu dan obat kuat, karena Ulat Sagu memiliki kandungan vitamin dan protein yang tinggi. Kamu berani menyantapnya?

3. Sate Biawak

Makanan Ekstrim di Indonesia

Sate Biawak via republika.co.id

Biawak adalah salah satu hewan reptil mirip seperti Komodo yang biasa hidup di sungai atau rawa-rawa. Banyak orang yang percaya, bahwa daging Biawak berkhasiat bisa mengobati gatal-gatal pada kulit luar.

Cara pengolahannya adalah dengan dibuat Sate. Cukup banyak orang mau mencoba mencicipi sate Biawak ini, karena dibandingkan dengan makanan ekstrim di Indonesia lainnya, Sate Biawak tidak terlihat terlalu menjijikan, karena sudah dibuat dalam bentuk Sate. Mau coba?

4. Pakasam

Makanan Ekstrim di Indonesia

Pakasam via kompasiana.com

Biasanya, makanan yang sudah lebih dari dua hari pasti langsung dibuang, tapi berbeda di Kalimatan Selatan, disana ada salah satu makanan khas Kalimantan Selatan yang sengaja dibiarkan membusuk selama berminggu-minggu kemudian baru dimakan.

Namanya adalah Pakasam, dimana makanan ini berbahan dasar dari fermentasi ikan air tawar yang memiliki rasa yang sangat asam. Proses pembuatannya yaitu ikan dibersihkan, direndam di dalam larutan air garam selama dua harian.

Setelah itu diberi bakteri asam laktat, kemudian disimpan selama berminggu-minggu, baru kemudian bisa dinikmati.

5. Paniki

Makanan Ekstrim di Indonesia

Paniki via wikimedia.org

Pernah mencoba makanan berbahan dasar hewan kelelawar? jika belum dan ingin mencoba mencicipinya, kamu bisa berkunjung ke Manado. Disana, ada salah satu makanan khas Manado yang berbahan dasar kelelawar yaitu Paniki.

Cara pengolahannya yaitu daging kelelawar segar diolah dengan kuah santan dan beberapa potong cabai untuk menghilangkan bau dan rasa amisnya. Selain Paniki, disana kelelawar juga bisa dibuat sate atau di goreng. Bagaimana mau mencicipinya?

6. Sate Ulat Bulu

Makanan Ekstrim di Indonesia

Sate Ulat Bulu via wowkeren.com

Makanan ekstrim di Indonesia selanjutnya yaitu Sate Ulat Bulu. Makanan ini berasal dari Purworejo di Jawa Tengah, dimana warga disana percaya bahwa daging ulat bulu tersebut bisa menyembuhkan sakit gigi.

Tapi, ulat bulu yang digunakan sebagai bahan dasar dari makanan ini adalah ulat bulu dari pohon turi yang tidak menyebabkan gatal-gatal pada kulit dan aman dikomsumsi oleh siapapun. Katanya, rasa gurih loh!!

7. Tikus Panggang

Makanan Ekstrim di Indonesia

Tikus Panggang via zamrispon.blogspot.co.id

Selain Paniki, ada satu lagi makanan ekstrim di Indonesia yang berasal dari Sulawesi, lebih tepatnya dari Minahasa yaitu Tikus Panggang. Katanya, daging tikus disini memiliki rasa yang enak seperti ayam.

Tapi perlu dicatat, tikus-tikus yang dijadikan bahan dasar dari makanan ini, bukan tikus-tikus bau yang biasa hidup di tempat-tempat kotor, melainkan tikus-tikus hutan yang belum terkontaminasi dengan sampah-sampah manusia.

8. Belalang Goreng

Makanan Ekstrim di Indonesia

Belalang Goreng via travel.kompas.com

Belalang Goreng adalah salah satu makanan khas Gunung Kidul, dimana hewan yang biasa ditemukan di area persawahan ini sudah biasa dikomsumsi oleh warga disana. Katanya, rasanya sangat renyah.

Uniknya lagi, makanan ini sangat mudah ditemukan di kios-kios dadakan yang biasa buka di sepanjang jalan di Gunung Kidul. Istimewanya lagi, Belalang Goreng disini juga diolah dengan beberapa rasa seperti pedas, manis, dan rasa original.

9. Lawar

Kalau makanan yang satu ini tidak dianjurkan bagi mereka yang beragama Islam, karena makanan tradisional asal Bali bernama Lawar ini berbahan dasar daging Babi, darah segar Babi, parutan kelapa dan rempah-rempah lainnya.

Awalnya, makanan ini hanya disajikan saat upacara adat dan keagamaan saja, tapi kini kuliner ini sudah banyak dijadikan sebagai menu hidangan di beberapa hotel berbintang di Bali sana.

10. Botok Tawon

Selanjutnya Botok Tawon yaitu makanan khas pedesaan-pedesaan di Jawa Timur yang berbahan dasar dari sarang Tawon atau sarang Lebah. Biasanya, Botok Tawon ini dijadikan lauk teman makan nasi sehari-hari.

Konon katanya, Botok Tawon ini memiliki banyak sekali khasiatnya di antaranya adalah bisa mengatasi alergi pada anti biotik, mengatasi demam, bisa mengurangi asma, bisa mengobati diare pada anak, dan masih banyak lagi.

11. Rujak Cingur

Makanan Ekstrim di Indonesia

Rujak Cingur via wikimedia.org

Rujak itu biasanya identik dengan buah-buahan dan sambal, tapi berbeda dengan Rujak Cingur, dimana bahan dasarnya adalah hidung sapi atau hidung kerbau.

Teman makan rujak ini yaitu lontong, tempe, tahu, beberapa macam irisan buah seperti mangga muda, mentimun, nanas, dan bengkoang. Sambalnya biasa dibuat dari Petis Udang. Katanya, Rujak Cingur ini lebih nikmat dimakan bareng kerupuk.

12. Rempeyek Laron

Makanan Ekstrim di Indonesia

Rempeyek Laron via wikipedia.org

Makanan ekstrim di Indonesia yang terakhir yaitu Rempeyek Laron. Sesuai dengan namanya, bahan dasar dari makanan ini yaitu Laron yang dibuat Rempeyek. Rempeyek adalah sejenis kerupuk yang dibuat dari tepung beras kemudian digoreng.

Sedangkan, Laron adalah jenis serangga yang sering muncul saat musim hujan. Katanya, rasa dari Rempeyek Laron ini sangat gurih dengan sedikit ada rasa amis dari Laron tersebut.

Nah, itulah beberapa makanan ekstrim di Indonesia. Kamu pernah mencoba mencicipinya?

Loading...

Add Comment