22 Negara Yang Melegalkan Pernikahan Sesama Jenis

Tanggal 26 Juni 2015 kemarin, mungkin saja jadi hari yang sangat bersejarah untuk kaum LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender), karena pada hari itu, keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) dipercaya bisa mempengaruhi keputusan negara lainnya untuk ikut membuat keputusan yang sama.

Disaat ini pernikahan gay sudah sah di 13 negara bagian AS yaitu Connecticut, Iowa, Massachussets, Oregon, New Hampshire, New York, New Jersey, Vermont, Maryland, Hawaii, Maine, dan ibu kota Washington DC.

Hingga postingan ini dibuat terdaftar sudah ada 22 negara dari 204 negara yang sudah diakui secara de facto oleh PBB yang melegalkan pernikahan sesama jenis secara penuh di semua wilayah negaranya (Freedom to Marry Organization, 2014).

Berikut adalah 22 Negara Yang Melegalkan Pernikahan Sesama Jenis :

1. Belanda (1996)

Pemerintah Belanda mulai melegalkan pernikahan sejenis pada tahun 1996, tepatnya 15 tahun setelah aktivis gay mengusung isu tersebut pada awal tahun 1980. Kala itu Pemerintah Belanda membentuk tim komisi khusus untuk melihat efek hukum dari legalitas pernikahan sejenis.

Empat tahun setelah itu undang-undangnya disahkan. Alhasil, sejak tanggal 1 April 2001, pernikahan sejenis sudah resmi diakui secara hukum di Belanda.

2. Belgia (2003)

Satu tahun sesudah legalitas pernikahan sejenis disahkan di negara Belanda, undang-undang yang mirip pun diajukan ke pemerintah Belgia. Lebih tepatnya pada tanggal 1 Juni 2003 dan pasangan yang pertama menikah ketika itu yaitu Alain De Jonge dan Olivier Pierret.

3. Spanyol (2005)

Sejak tanggal 30 Juni 2005 kemarin, Pemerintah Spanyol sudah melegalkan pernikahan sesama jenis. RUU ini sangat ditentang oleh Gereja Katolik disana, namun dari hasil jajak pendapat memperlihatkan 62% dari majelis mengabulkan UU tersebut.

Pernikahan sesama jenis pertama di Spanyol adalah pasangan Elisa Sanchez Loriga dengan Marcela Gracia Ibeas yang sebelum sudah dikucilkan bahkan diusir dari spanyol pada 8 Juni 1901.

4. Kanada (2005)

Pada waktu Parlemen mengsahkan pernikahan gay pada 20 Juli 2005 yang lalu, hampir seluruh propinsi di Kanada tercatat sudah terlebih dahulu sudah melegalkan hukum tersebut. Sesudah mengsahkan UU tersebut, Kanada menerbitkan kurang lebih 15.000 surat nikah untuk pasangan sejenis yang tinggal menetap di negara itu atau cuma khusus datang untuk menikah.

5. Afrika Selatan (2006)

Hampir semua negara di benua Afrika, bila seorang laki-laki akan dijatuhi hukuman mati atau penjara seumur hidup apabila ketahuan gay. Seperti Uganda, mereka memberlakukan hukuman mati bagi penganut kelainan ini. Begitu juga dengan Nigeria akan menjebloskan ke penjara sampai menghukum mati warganya yang ketahuan homo. Perihal sama berlaku juga di negara Burundi dan Rwanda.

Hanya Afrika Selatan yang mempunyai hukum berlainan, negara ini memberi hak-hak pada kaum LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) buat menikah secara resmi, keputusan itu berlaku sejak 30 Nopember 2006.

Dan ada satu negara lagi di benua sama yang bersikap sedikit toleran dengan kaum gay yaitu Pemerintah Kenya melarang homoseksual. Untuk itu mereka meluncurkan riset orientasi seksual untuk memperbaiki kesehatan warganya.

6. Norwegia (1993)

Pada tahun 1993, Norwegia jadi negara kedua, sesudah Denmark, yang melegalkan pernikahan sesama jenis, Denmark sudah melegalkan pernikahan sesama jenis sejak tahun 1989, dengan catatan pernikahan dilakukan di luar gereja dan mendapat restu dari pendeta. 20 tahun setelah itu, pemerintah negara itu membolehkan pasangan gay mengadopsi anak.

7. Swedia (2008)

Swedia merupakan salah satu negara paling liberal di dunia dan 71% penduduknya memberi dukungan pernikahan sejenis. Legislasi pernikahan sejenis disahkan pada bulan Mei 2008. Lima bulan setelah itu , tepatnya di bulan Nopember, Gereja Lutheran Swedia merupkan gereja yang memiliki pengikut paling banyak, juga ikut mendukungan penuh buat pernikahan sesama jenis.

8. Portugal (2009)

Homoseksualitas dilihat sebagai suatu kriminal di Portugal hingga tahun 1982. Setelah Itu tahun 2009, para LGBT cuma menerima dukungan 40% dari parlemen. Setelah Perdana Menteri Jose Socrates kembali terpilih tahun 2009, beliau membuat UU yang melegalkan pernikahan sejenis, UU tersebut diloloskan oleh Parlemen.

Pada Jumat 8 Desember menjadi hari yang bersejarah, undang-undang yang mengatur pernikahan sejenis tersebut dikabulkan oleh parlemen lewat pemungutan suara. Ada 123 anggota parlemen yang memberikan suara dukungannya atas peraturan ini, sementara 99 yang lainnya menolak. Hukum itu mulai berlaku sejak 5 Juni 2010.

9. Meksiko (2009)

Sejak 21 Desember 2009, pernikahan sesama jenis bisa dilakukan di ibukota Meksiko, Mexico City. Seperti yang dilansir Associated Press, Jumat (6/8/2010), delapan dari 10 hakim di pengadilan tinggi negara itu menyampaikan hukum itu konstitusional.

Meksiko City merupakan salah satu ibu kota pertama Amerika Latin yang sepenuhnya mengakui pernikahan sesama jenis. saat ini, hanya di ibukota negara tersebut yang baru bisa dilakukan pernikahan seperti ini.

10. Islandia (2010)

Pernikahan sesama jenis disahkan legislatif Islandia pada bulan Juni 2010. Jajak pendapat yang sebelum pemungutan suara menunjukkan dukungan luas untuk hal ini, dan tak ada satu orang pun anggota legislatif yang menentangnya.

Dan perdana menteri negera itu, Johanna Sigurdardottir, menikah dengan pasangan lama nya, Maka Jonina Leosdottir adalah salah satu orang pertama yang menikah dibawah undang-undang ini.

11. Argentina (22 Juli 2010)
12. Uruguay (04 Nopember 2010)
13. Selandia Baru (17 April 2013)
14. Perancis (18 Mei 2013)
15. Denmark (15 Juni 2013)
16. Inggris dan Wales (17 Juli 2013)
17. Skotlandia (2014)
18. Brazil (14 Mei 2013)
19. Luksemburg (18 Juni 2014)
20. Finlandia (28 November 2014)
21. Irlandia (23 Mei 2015)
22. Amerika Serikat (26 Juni 2015)

Yang paling baru adalah negara vietnam yang bertolak belakang dengan negara-negara Muslim di Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia dan Brunei yang melarang pernikahan sejenis, Vietnam mengambil sikap yang bertolak belakang.

Vietnam merupakan negara kedua di Asia yang menghapus undang-undang yang melarang pernikahan orang-orang yang berjenis kelamin sama. Sebelumnya Israel sudah lebih dulu melakukan perihal yang sama, sejak 1 Januari 2015 lalu. hal itu secara otomatis membuat Vietnam sekarang ini jadi negara kedua di Asia ( setelah Israel ) yang mengijinkan pernikahan sesama jenis.

Baca juga: 4 Ayah Termuda di Dunia, Bahkan ada yang Berusia 12 Tahun

Loading...

Add Comment