5 Negara Yang Menerapkan Hukuman Mati Bagi Koruptor

Apabila berbicara soal koruptor, pastinya kamu pasti hapal bila disuruh mengatakan siapa saja koruptor yang terkenal di indonesia. Mulai dari yang cantik ataupun yang memiliki banyak uang, yang berpendidikan hingga yang mengaku beragama.

Meski telah ada lembaga tersendiri untuk memberantas korusi, tapi masih selalu saja lahir para koruptor baru di negara kita tercinta. Korupsi, memang menjadi masalah yang serius di tiap negara. Selain membuat negara rugi, juga bisa membuat rakyat jatuh miskin.

Untuk mengatasinya yang dibutuhkan hanyalah hukuman, bukan sekedar hukuman biasa tetapi hukuman yang memang dapat membuat pelaku jera, salah satunya hukuman mati. Setidaknya hukuman seperti ini akan membuat orang lain berpikir 1000 kali untuk melakukan korupsi.

Berikut adalah 5 Negara Yang Menerapkan Hukuman Mati Bagi Koruptor :

1. Singapura

Walaupun negara Singapura dikenal sebagai negara maju dengan masyarakatnya yang sejahtera. diluar itu, Singapura juga dikenal sebagai negara dengan tingkat korupsi paling rendah. Tidak lain disebabkan hukuman terhadap koruptor yakni hukuman mati.

Antara tahun 1994-1999 hukuman mati telah dilakukan pada lebih dari seribu orang. Tidak cuma korupsi yang dihukum mati, para pembunuh, penyelundupan obat terlarang, dan kriminal tingkat atas lainnya pun bisa terancan hukuman mati.

2. Korea Utara

Kim Jong-Un, pemimpin negeri sosialis komunis ini ternyata mempunyai cara yang mengerikan dalam hal mengeksekusi para koruptor. hal tersebut terbukti setelah Kim mengeksekusi pamannya, Jang Song Thaek.

Song Thaek dieksekusi mati dengan tuduhan berlapis, seperti korupsi, bermain wanita dan berniat menggulingkan kekuasaan melalui kepemimpinan di Partai Komunis Korea Utara. Tidak Hanya Song, masih banyak petinggi lainnya yang telah dieksekusi dengan beragam alasan, bukan cuma karena korupsi saja.

3. China

China dapat dibilang sebagai negara yang paling banyak melaksanakan hukuman mati bagi para pejabat yang korupsi. Bagi siapapun yang korupsi lebih dari Rp 193 juta, bisa terpidana hukuman mati.

Contohnya saja Menteri Perkeretaapian China, Liu Zhijun, yang divonis hukuman mati sebab melakukan korupsi sebesar USD 13 juta antara tahun 1986-2011. diluar itu ada banyak koruptor lainnya yang telah dihukum mati.

4. Vietnam

Vietnam termasuk juga salah satu negara yang menghukum mati para pelaku koruptor. Kebanyakan hukuman mati diberikan kepada petinggi negara yang terbukti melakukan perbuatan korupsi.

Pada tahun 2013 lalu, satu orang petinggi pemerintah Quang Khai divonis mati atas korupsi yang dilakukannya. Menurut hukum Vietnam, orang yang korupsi lebih dari Rp 283 juta akan terancam hukuman mati.

5. Taiwan

Di Taiwan, hukuman mati diberikan pada tersangka korupsi, pembunuhan dan penyelundupan obat terlarang. Sebelum tahun 2000 tercatat tingkat hukuman mati yang dilakukan di Taiwan sangat tinggi. Tapi, angkanya menurun setelah ada beberapa protes.

Dalam hukun Taiwan, tersangka koruptor yang akan dihukum mati hanya untuk pelaku korupsi yang mengambil uang untuk bencana alam atau dana untuk mengatasi krisis ekonomi.

Nah, itulah 5 Negara Yang Menerapkan Hukuman Mati Bagi Koruptor. Semoga negara kita dapat mencontoh negara lain dalam hal memberantas korupsi.

Baca juga: 4 Ayah Termuda di Dunia, Bahkan ada yang Berusia 12 Tahun

Loading...

Add Comment