Unik, Inilah 6 Tradisi Idul Adha Diberbagai Daerah di Indonesia

Hari Raya adalah perayaan atau hari besar agama yang selalu dinanti oleh seluruh umat beragama di dunia. Untuk umat muslim, ada dua Hari Raya yang selalu ditunggu kedatangannya, salah satunya yaitu Idul Adha.

Intinya, perayaan Idul Adha di semua daerah khususnya di Indonesia adalah sama, yaitu menyembelih hewan kurban seperti sapi atau kambing, kemudian daging hewan tersebut dibagikan ke orang-orang yang dianggap tidak mampu.

Tapi beberapa daerah di Indonesia memiliki tradisi unik dalam menyambut dan merayakan Idul Adha. Lantas, tradisi Idul Adha apa saja yang ada di Indonesia? berikut ulasannya

1. Grebeg Gunungan

Tradisi Idul Adha

Grebeg Gunungan via flickr.com

Tradisi Idul Adha yang pertama adalah Grebeg Gunungan yang biasanya diadakan oleh Keraton Yogyakarta saat menjelang Idul Adha, bahkan tradisi ini sudah menjadi ritual tahunan bagi Keraton Yogyakarta.

Dengan dikawal beberapa prajurit berserta dua ekor kuda, 3 buah gunungan grebeg akan diarak dari Kraton menuju Masjid. Setelah dibacakan doa, 3 buah gunungan grebeg yang terdiri 1 gunungan lanang, dan 2 gunungan putri akan diperebutkan warga yang hadir.

Konon katanya, gunungan yang diperebutkan bisa mendatangkan berkah seperti yang diceritakan oleh leluhur mereka. Tradisi Grebeg Gunungan sudah berjalan secara turun temurun.

2. Apitan

Tradisi Idul Adha selanjutnya berasal dari kota Semarang, Jawa Tengah yaitu tradisi Apitan atau sedekah bumi Apitan yang dilakukan dengan cara mengarak tumpeng dan beberapa hasil bumi di jalan raya.

Sama dengan tradisi Grebeg Gunungan di Jogja, tradisi Apitan juga sudah dijalankan secara turun temurun yang bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada yang maha kuasa atas limpahan rezeki kepada warga.

Arak-arakan hasil bumi yang tersusun rapi bertumpuk seperti padi, cabe, terong, jagung, tomat dan lainnya itulah bentuk simbol rasa syukur mereka kepada yang maha kuasa karena sudah memberikan hasil panen yang melimpah.

Di akhir tradisi Apitan akan dibacakan doa untuk keselamatan warga, kemudian warga akan berebut gunungan hasil bumi yang diarak tadi. Konon katanya mendapatkan hasil bumi yang diarak tadi bisa mendatangkan berkah.

3. Manten Sapi

Tradisi Idul Adha

Manten Sapi via tribunnews.com

Di Jawa Timur, tepatnya di Pasuruan juga ada tradisi Idul Adha yang tidak kalah unik dengan tradisi lainnya di Indonesia. Nama tradisinya yaitu Manten Sapi atau pengantin Sapi adalah cara warga setempat menghormati hewan kurban.

Tradisi yang digelar sehari menjelang Idul Adha ini sudah dijalankan turun temurun, dimana Sapi yang akan dijadikan hewan kurban tersebut akan dirias secantik mungkin selayaknya manten atau pengantin.

Setelah proses menghias sapi sudah selesai, Sapi-sapi tersebut akan diarak oleh ratusan warga menuju masjid untuk diserahkan ke panitia kurban. Selain itu, para ibu-ibu juga ikut meramaikan dengan membawa peralatan dapur untuk persiapan penyembelihan hewan tersebut.

4. Jemur Kasur

Tradisi Idul Adha

Jemur Kasur via merdeka.com

Jemur Kasur merupakan tradisi Idul Adha yang berasal dari kabupaten Banyuwangi. Tradisi yang sudah dijalankan ratusan tahun ini dipercaya bisa menolak bala dan menjaga keharmonisan rumah tangga.

Tradisi ini akan digelar secara massal menjelang saat Idul Adha yang biasanya diawali dengan tarian Gandrung oleh warga desa adat Using, Kemiren. Kasur warga Using Kemiren berbeda dengan kasur pada umumnya, dimana hampir seluruh kasur mereka berwarna hitam dan merah yang biasanya mereka sebut kasur gembil.

Warna kasur gembil memiliki makna tersendiri bagi mereka, dimana warna merah melambangkan keberanian dan warna hitam melambangkan sebuah hubungan yang langgeng. Selain itu, tradisi Jemur Kasur digelar untuk menghormati datangnya bulan haji.

5. Mudik

Tradisi Idul Adha

Mudik via wikipedia.org

Umumnya, orang-orang di Indonesia akan melakukan mudik saat menjelang Idul Fitri, tapi berbeda dengan orang-orang Madura, selain Idul Fitri, mereka juga akan melakukan mudik massal saat menjelang Idul Adha.

Tradisi ini mewajibkan sebagian orang Madura yang merantau untuk pulang kampung halaman, bahkan bagi orang Madura, perayaan Idul Adha jauh lebih meriah dan berkesan dibandingkan perayaan Idul Fitri.

6. Meugang

Tradisi Idul Adha selanjutnya berasal dari Aceh, dimana tradisi ini sudah dilakukan secara turun temurun sejak jaman kepemimpinan Sultan Iskandar Muda untuk menghormati hari besar Islam seperti Idul Adha dan Idul Fitri.

Nama tradisinya yakni Meugang, merupakan pemotongan hewan secara massal dan kemudian dibagikan pada kaum dhuafa sebagai wujud rasa syukur atas semua nikmat yang diberikan ALLAH.SWT.

Nah, itulah beberapa tradisi Idul Adha yang ada di Indonesia. Tradisi-tradisi ini sudah dijalankan secara turun temurun setiap tahunnya.

Baca juga: 10 Tradisi Paling Mengerikan Di Dunia

Loading...

Add Comment